Social Media
Google+ Load...
Facebook Load...

Tips menggunakan Flash

Oleh : Tigor Lubis

Sahabat BP yang berbahagia, melanjutkan tulisan/artikel saya terdahulu mengenai Teknik Pencahayaan dalam Fotografi, berikut ini saya akan membahas mengenai tips menggunakan Flash atau yang biasa disebut juga dengan Blitz.
 
Ketika anda memotret seseorang/objek disaat matahari sedang bersinar, namun tanpa anda sadari tiba-tiba hasil objek yang anda foto tersebut gelap sementara latar belakangnya terekam dengan baik seperti terlihat pada Gambar A, padahal hasil rekam foto yang anda inginkan adalah seperti pada Gambar B :

ByPFlashTips01AByPFlashTips01B

Apa yang sebenarnya terjadi?
Hal tersebut bisa terjadi karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang begitu tinggi antara latar belakang dengan objek, dimana intensitas cahaya pada latar belakang sangat tinggi dan intensitas cahaya pada objek rendah.
 
Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasi masalah ini?
Ada beberapa cara untuk mengatasi hal tersebut, yaitu sebagai berikut:

  1. Pindahkan objek ke tempat yang memiliki intensitas cahaya yang sama dengan latar belakang.
  2. Tunggu hingga intensitas cahaya latar belakang menurun.
  3. Gunakan cahaya tambahan untuk menambah intensitas cahaya pada objek.

Untuk dua pilihan 1 dan 2 rasanya tidak perlu kita bahas, keduanya dapat dilakukan selama keadaan memungkinkan, kenapa tidak?. Namun bagaimana bila kedua pilihan itu tidak memungkinkan?. Untuk itu mari kita bahas kemungkinan ketiga yaitu dengan menggunakan cahaya tambahan.
Banyak macam cahaya tambahan yang dapat memungkinkan kondisi ini teratasi. Satu diantaranya adalah dengan menggunakan flash. Bagaimana cara menggunakannya?, bagaimana cara mengukurnya? dan masih banyak bagaimana lainnya yang muncul dalam benak anda tentunya.
 
Dalam kondisi objek anda berada di areal bayangan yang terlindung dari sinar matahari dan latar belakangnya terkena sinar matahari secara langsung, gunakan system pencahayaan matrix. Cari titik 0 (nol) dengan menggunakan mode Program. Dalam kasus yang saya lakukan, saya mendapatkan komposisi: ISO 100, aperture f/4 dan speed 1/50, dan seperti inilah hasilnya:

ByPFlashTips02

Sementara kita abaikan dahulu objek utamanya. Saya merasa latar belakang yang terlalu terang, maka saya putuskan untuk menurunkan 2 stop under menjadi: ISO 100, Aperture F/4 dan speed 1/200, maka seperti inilah hasilnya:

ByPFlashTips03

Setelah puas dengan pencahayaan latar belakang, barulah perhatian saya alihkan pada objek utama. Perlu saya ingatkan disini bahwa jarak antara saya dengan objek seperti yang tertera pada lensa yaitu 1,8 m. Dengan kombinasi pencahayaan yang sama saya tambahkan flash dan berikut adalah rangkaian hasilnya:

Flash Mode D-TTL serta flash compensation -3,0

ByPFlashTips04

Flash Mode D-TTL serta flash compensation -2,0

ByPFlashTips05

Flash Mode D-TTL serta flash compensation -1,0

ByPFlashTips06

Flash Mode D-TTL serta flash compensation 0,0

ByPFlashTips07

Flash Mode D-TTL serta flash compensation +1,0

ByPFlashTips08

Flash Mode D-TTL serta flash compensation +2,0

ByPFlashTips09

Flash Mode D-TTL serta flash compensation +3,0

ByPFlashTips10

Nah, dari contoh-contoh hasil gambar tersebut diatas, kira-kira anda dapat memilih compensasi flash manakah yang akan anda gunakan. Dalam bahasan ini, saya tidak mempermasalahkan bagus atau tidaknya. Hal itu tergantung pada selara anda masing-masing.
Saya ingatkan kembali bahwa jarak objek dengan kamera relative dekat. Bagaimana bila jaraknya jauh?. Sebenarnya perhitungan dimensi jarak itu ada pada flash anda. Maka selama jaraknya masih masuk dalam ruang lingkup flash, maka akan amanlah hasil foto anda. Namun semua akan tergantung pada seberapa jauh anda mengenal peralatan anda. Maka disini saya ingin mengajak anda untuk mengenal lebih jauh dengan peralatan anda, dengan maksud agar anda lebih mengenal karakternya

Manual Mode dan Boucing

Setelah tadi kita bicara tentang flash dalam kondisi TTL Mode kini kita bicara tentang kondisi Manual Mode.
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, bahwa ada dimensi jarak pada flash anda. Maka demikian pula pada Manual Mode yang tertulis dengan power tertentu maka jarak tempuh cahaya sejauh sekian meter. Maka bila saya lihat jarak dari objek ke lensa 1,8 m maka satuan power yang saya dapatkan untuk 1,8 m adalah 1/64. Maka seperti inilah hasilnya:

ByPFlashTips11
Dan bila saya kecilkan powernya menjadi 1/128 maka hasilnya adalah sebagai berikut:
ByPFlashTips12

Sebagai pembanding, bila saya besarkan powernya menjadi 1/32 maka hasilnya adalah sebagai berikut:

ByPFlashTips13

Selanjutnya, bila anda merasa bahwa cahaya flash tersebut terlalu kasar maka anda dapat lakukan penghalusan dengan cara bouncing atau dipantulkan. Dan hasilnya adalah sebagai berikut:

ByPFlashTips14AByPFlashTips14BByPFlashTips15AByPFlashTips15BByPFlashTips16AByPFlashTips16BByPFlashTips17AByPFlashTips17B

Kesimpulan

Ketika anda melibatkan latar belakang dalam bingkai/frame foto anda maka hitunglah pencahayaan latar belakang terlebih dahulu. Kemudian lakukan perhitungan latar depan atau objek anda. Dalam hal ini setelah saya tentukan pencahayaan latar belakang (dalam kasus ini: ISO 100, Aperture F/4 dan speed 1/200) maka hingga akhir sesi ini saya tidak melakukan perubahan pencahayaan. Hanya pencahayaan pada objek saja yang saya rubah.
Perhatikan kesamaan pada latar belakang yang tidak berubah baik warna maupun intensitasnya. Hanya objek saja yang berubah gelap dan terangnya. Kalaupun ada perubahan sedikit itu dikarenakan dari pantulan/bias objek yang berwarna putih.
Kembali saya ingatkan bahwa dalam bahasan ini, saya tidak mempermasalahkan bagus atau tidaknya foto tersebut namun saya hanya ingin mengajak anda untuk melihat perbedaan pencahayaan dengan menggunakan flash dan selanjutnya inilah yang dapat kita sebut bermain dengan cahaya. Keputusan mengenai mana yang bagus dan mana yang tidak, saya kembalikan pada selera anda masing-masing.

 
Demikian semoga tips ini dapat bermanfaat. Selamat mencoba.
 
Tentang Penulis:
 
Tigor LubisTigor Lubis
Professional Photorapher
tigorlubis@yahoo.com
+622193491747
+6287877970214
BB 2703439F
 
 

Share this on : TwitterFacebookGoogle+

16 Responses to Tips menggunakan Flash ▼

  • penjelasannya detil plus ada gambarnya, saya jadi lebih paham tentang penggunaan flash kamera. Ditunggu info dan tips lainnya mas. Makasi

    Reply
    • Avatar Image
      Admin

      Mudah-mudahan dapat bermanfaat yaa sahabat 😀
      Terima kasih kunjungan dan suportnya. Salam sukses selalu 🙂

      Reply
  • wah ternyata flash juga tidak sembarangan ya um menggunakannya

    Reply
    • Avatar Image
      Admin

      Untuk mendapatakan hasil/foto yang sesuai dengan keinginan maka referensi tip ini dapat digunakan mas, mudah2an dapat bermanfaat 😀
      Thanks kunjungan dan suportnya mas Cahyo. Salam sukses selalu 😀

      Reply
  • Avatar Image
    Anggun Sarita

    saya juga mau omm linknya di pasang kesemua page… hehehe ( Ngarepp)

    Reply
    • Avatar Image
      Admin

      Oke saja sobat, tinggal masuk ke Links Directory Page, ikuti petunjuknya… beres deh hehe 😀
      Thanks 🙂

      Reply
  • oh iya kang bob..link saya sudah tidak nempel lagi disini yaaa..gimana kalau saling tukerlink lagi..saya tunggu responya kang bob

    Reply
    • Avatar Image
      Admin

      Salam sejahtera kawan…
      Link Exchange di ByPhotoworks dari awal tidak ada yang terhapus kang, kecuali bila terjadi broken link selama satu bulan atau Link yang tidak reciprocal lagi maka Link tersebut akan putus/hilang/terhapus secara otomatis.
      Kalau akang mau, Link akan saya pasang di semua page kang. Matur thank you… Salam sukses 😀

      Reply
  • setahun saya tidak mampir kesini..triknya makin maju kang bob…jangan lupa mampir balik yo..makasih

    salam admin satriyoku.blog

    Reply
    • Avatar Image
      Admin

      Salam jumpa lagi kawan… 😀
      Terima kasih kunjungan dan suportnya. Sukses selalu kang 🙂

      Reply
  • Avatar Image
    Anggun Sarita

    Omm boby emang keren

    Reply
    • Avatar Image
      Admin

      Terima kasih… 😀
      Salam sukses selalu ya sahabat 🙂

      Reply
  • Jadi nambah wawasan dari trik di atas mas dan juga dapet banyak istilah baru yg saya ndaktau,terima ksh mas Boby
    Semoga terus sukses ya 🙂

    Reply
    • Avatar Image
      Bobby Poerwana

      Mudah-mudahan tips ini dapat berguna mas Budi 😀
      Terima kasih atas kunjungan dan suportnya, salam sukses selalu mas 🙂

      Reply
  • wah ajaib bisa kinclong gtu ,,, um Boby emang jagonya klo masalah ginian

    Reply
    • Avatar Image
      Bobby Poerwana

      Waah.., yang jago untuk urusan teknik fotografi sih bang Tigor Lubis (penulis artikel ini), mas… hehe.. 😀
      Beliau benar-benar oke banget untuk hal-hal teknis. Saya juga banyak belajar dari beliau…
      Thanks kunjungan dan supportnya mas. Salam sukses 🙂

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Checked to confirm * 

Recent Posts

Kamera DSLR paling aneh dan unik di dunia

Kamera DSLR paling aneh dan unik di duniaBerbagai inovasi pada kamera digital terus-menerus dilakukan oleh berbagai kalangan, baik yang dilakukan oleh ... Selengkapnya

Tips fotografi keluarga

Tips fotografi keluargaBiasanya keadaan paling sulit yang dirasakan seorang fotografer, adalah ketika ia diminta untuk melakukan ... Selengkapnya

10 Kamera ponsel terbaik 2016

10 Kamera ponsel terbaik 2016Kembali kami meng-update artikel tentang Kamera Ponsel yang masuk dalam kategori terbaik untuk tahun ... Selengkapnya

UV Filter lensa kamera DSLR

UV Filter lensa kamera DSLRSering timbul pertanyaan diantara pehobi fotografi, terutama pehobi fotografi pemula, apakah lensa kamera DSLR ... Selengkapnya

7 Latihan fotografi praktis sehari-hari

7 Latihan fotografi praktis sehari-hariPepatah mengatakan, "Bisa karena biasa" atau kata istilah orang kulon "Practice makes more perfect" ... Selengkapnya

Kereta Merdeka atau Mati

Kereta Merdeka atau MatiPada jaman perjuangan fisik melawan para penjajah negri tercinta ini, dikenal sebuah sebutan Kereta ... Selengkapnya

15 Drone murah untuk pemula

15 Drone murah untuk pemuladunia fotografi dan videografi saat ini tengah menggandrungi sebuah alat bantu baru super canggih ... Selengkapnya

10 Kamera ponsel terbaik 2015 Eps.2

10 Kamera ponsel terbaik 2015 Eps.2Berbagai inovasi tak henti-hentinya dilakukan oleh berbagai produsen ponsel / hp / smartphone untuk ... Selengkapnya

Kamera kompak-saku terbaik 2015

Kamera kompak-saku terbaik 2015Kamera kompak-saku (compact-pocket camera) memang merupakan kamera yang serbaguna, ringan dan praktis untuk digunakan ... Selengkapnya

Jakarta di waktu malam

Jakarta di waktu malamPada kesempatan kali ini saya mencoba menampilkan karya foto yang sedikit berbeda dalam pengambilannya. ... Selengkapnya

10 Kamera ponsel terbaik 2015

10 Kamera ponsel terbaik 2015Sahabat BP. Berbagai jenis dan merk ponsel / hp / smartphone yang dilengkapi dengan ... Selengkapnya

10 fotografer terkaya di dunia

10 fotografer terkaya di duniaSahabat BP yang berbahagia. Dalam rangka menjelang detik-detik menyambut Tahun Baru 2015, kami hadirkan ... Selengkapnya